
Di tengah tantangan yang dihadapi dalam pengasuhan anak dan kesehatan mental keluarga, PT Timah (Persero) Tbk memperkuat komitmennya untuk mendukung ketahanan keluarga melalui peluncuran layanan konseling keluarga. Bersama BKKBN Provinsi Kepulauan Riau, inisiatif ini menghadirkan layanan rujukan konseling bagi orang tua dan anak di TPA Darul Mukmin, Kabupaten Karimun, pada akhir pekan (4–5 April 2026). Dengan adanya layanan ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh dukungan yang diperlukan untuk mengatasi berbagai persoalan terkait pengasuhan dan perkembangan anak.
Kolaborasi Strategis untuk Meningkatkan Kualitas Pengasuhan
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) yang diinisiasi oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN. Program ini bertujuan untuk memperkuat kualitas pengasuhan anak sejak usia dini melalui pendampingan yang berkelanjutan. Dengan fokus pada pengasuhan yang baik, TAMASYA berupaya untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan anak.
TPA Darul Mukmin sebagai Lokasi Binaan
TPA Darul Mukmin merupakan salah satu lokasi prioritas dalam program TAMASYA di Karimun yang mendapatkan pendampingan intensif. Dalam kegiatan ini, orang tua dan anak memiliki kesempatan untuk berkonsultasi secara langsung dengan psikolog profesional, Sri Dewi Amalia, M.Psi., Psikolog. Layanan ini dirancang untuk memberikan wawasan dan dukungan kepada orang tua dalam menghadapi tantangan dalam proses pengasuhan.
Manfaat Layanan Konseling Keluarga
Melalui layanan konseling keluarga yang disediakan, masyarakat dapat mengakses berbagai informasi dan dukungan terkait masalah pengasuhan, perkembangan anak, serta kesehatan mental keluarga. Ini adalah langkah penting untuk memastikan bahwa setiap anak mendapatkan perhatian dan perawatan yang optimal dalam fase pertumbuhan mereka.
- Konsultasi mengenai pengasuhan yang efektif
- Informasi terkait tumbuh kembang anak
- Dukungan kesehatan mental bagi orang tua
- Pencegahan masalah psikologis sejak dini
- Strategi untuk mencegah stunting pada anak
Pentingnya Kolaborasi Lintas Sektor
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau, Rohina. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan lingkungan pengasuhan yang aman dan nyaman. Menurutnya, kolaborasi ini sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Dukungan untuk Visi Indonesia Emas 2045
Rohina juga menekankan bahwa program ketahanan keluarga, termasuk TAMASYA, merupakan bagian dari strategi menyeluruh untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045. Untuk mencapai tujuan ini, komitmen jangka panjang dan sinergi dari berbagai pihak sangat diperlukan agar program ini dapat berjalan dengan efektif.
Pentingnya Perhatian pada Fase Golden Age
Dalam sambutannya, Rohina juga menambahkan bahwa anak usia 0–6 tahun berada dalam fase golden age yang memerlukan perhatian khusus. Perhatian ini tidak hanya mencakup aspek fisik, tetapi juga emosional dan mental, termasuk pencegahan risiko stunting yang banyak terjadi pada anak usia 0–2 tahun. Peran orang tua dalam memberikan pengasuhan yang baik menjadi sangat krusial selama periode ini.
Apresiasi terhadap Dukungan PT Timah
BKKBN Provinsi Kepulauan Riau memberikan apresiasi kepada PT Timah atas dukungan aktifnya dalam pelaksanaan program TAMASYA. Dukungan ini dianggap sebagai langkah bersama untuk mencapai cita-cita Indonesia Emas 2045. Dengan kolaborasi ini, diharapkan kualitas pengasuhan anak dapat meningkat dan keluarga dapat lebih sejahtera.
Kesimpulan dari Kegiatan
Dengan peluncuran layanan konseling keluarga di Karimun, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dalam pengasuhan anak dan kesehatan mental keluarga. Ini adalah langkah positif menuju pencapaian ketahanan keluarga yang lebih baik dan mendukung perkembangan anak secara menyeluruh. Melalui program-program seperti TAMASYA, kita semua dapat berkontribusi dalam menciptakan generasi yang lebih baik untuk masa depan.