Sekdaprov Sumut Dorong Kolaborasi Masyarakat dalam Pembangunan Daerah pada Penutupan Pekan Ramadan 2026

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprov Sumut), Sulaiman Harahap, telah mengeluarkan seruan kepada semua elemen masyarakat agar memperkuat kolaborasi mereka dalam pembangunan daerah. Inisiatif ini, yang dikenal sebagai ‘Kolaborasi Sumut Berkah,’ bertujuan untuk menciptakan Sumatera Utara yang unggul, maju, dan berkelanjutan.
Kolaborasi Masyarakat di Pekan Ramadan Sumut 2026
Seruan ini disampaikan Sulaiman Harahap pada acara penutupan Pekan Ramadan Sumut 2026 yang berlangsung di halaman Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), Jalan Gatot Subroto, Kota Medan. Dalam pidatonya, Sulaiman menegaskan bahwa kemajuan Sumatera Utara tidak hanya dipengaruhi oleh pembangunan fisik tetapi juga oleh kekuatan kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Keunggulan Sumatera Utara tidak hanya terletak pada pembangunan fisiknya. Tetapi, kekuatan Sumatera Utara terletak pada bagaimana masyarakatnya saling peduli, saling menguatkan, dan berjalan bersama. Kita telah membuktikan bahwa kolaborasi adalah kekuatan,” ungkapnya.
Pekan Ramadan Sumut 2026 Sebagai Bukti Sinergi Masyarakat
Sulaiman Harahap menunjukkan Pekan Ramadan Sumut 2026 sebagai bukti nyata sinergi antara berbagai pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha, pesantren, para santri, hingga berbagai elemen masyarakat lainnya. Ia berpendapat bahwa acara tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Sejumlah aktivitas diadakan selama acara berlangsung, termasuk bazar UMKM, pasar sembako, kegiatan sosial, dan kegiatan keagamaan yang diisi dengan ayat-ayat suci Alquran yang dilantunkan oleh santri dan anak-anak yatim. “Tempat ini dipenuhi dengan lantunan ayat suci Alquran dan doa-doa. Masyarakat berkumpul di sini tidak hanya untuk berbelanja atau menikmati suasana Ramadan, tetapi juga untuk mencari keberkahan Ramadan serta menyalakan harapan bagi Sumatera Utara,” kata Sulaiman.
Mempertahankan Semangat Kebersamaan
Sulaiman menekankan pentingnya mempertahankan semangat kebersamaan yang tercipta selama acara berlangsung dalam kehidupan masyarakat dan dalam upaya pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan sebuah daerah sangat dipengaruhi oleh tingkat kepercayaan dan dukungan masyarakat terhadap satu sama lain, serta sinergi antara masyarakat dan pemerintah.
“Kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah. Kemajuan daerah ditentukan oleh seberapa kuat masyarakatnya saling percaya, saling mendukung, dan saling menjaga satu sama lain,” tegasnya.
Keterlibatan UMKM dan Pengunjung
Direktur Utama PPSU, Ferry Indra, dalam laporannya menyampaikan bahwa Pekan Ramadan Sumut 2026 yang berlangsung sejak 7 hingga 15 Maret 2026 melibatkan sekitar 50 pelaku UMKM. Selama penyelenggaraan acara tersebut, jumlah pengunjung yang datang ke kawasan PRSU tercatat mencapai sekitar 5.000 orang.
Menurut Ferry, kegiatan ini tidak hanya menghadirkan suasana Ramadan yang penuh kebersamaan, tetapi juga mampu menciptakan perputaran ekonomi yang positif bagi masyarakat. “Melalui kegiatan ini terjadi perputaran ekonomi yang cukup baik. Kegiatan ini juga mencerminkan semangat kolaborasi serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah yang berkolaborasi bersama pelaku usaha dan pesantren. Semangat Ramadan tahun ini harus terus kita jaga dalam kehidupan ke depan,” ujarnya.
Acara penutupan tersebut juga dihadiri oleh penceramah Ustadz Ucay Batubara yang memberikan tausiyah kepada para pengunjung dan masyarakat yang hadir dalam rangkaian acara penutupan Pekan Ramadan Sumut 2026.
